Label

Total Tayangan Halaman

Kamis, 01 Desember 2011

Tirai

Tipis menyekat jarak
Samarkan rupamu yang mulai pudar
Rapuhnya anggun sewarna pucat
Namun melambai sesekali
Tiap kali tersentuh hembus nafasku

Tanpa suara membuka menutup celah
Pun kurang ajar menggelitik wajah
Menyeka bulir-bulir lara pula terkadang
Tetap dalam bisunya
Dan kubiarkan saja ia

Kutamatkan lagi sebentuk wajahmu
Hanya sejauh tirai pucat ini
Tak jarang pasrah saja ia kuremat gelisah
Makin kentara guratan di helai tipisnya
Menanti kapan terberai
Dalam hening, masih.

Kutahan nafas, namun sesak menyergap
Menyeruak ia tak tahan
Menghambur ke arah tirai nan koyak
Jalinan benangnya serak tak beraturan
Rupamu lebih nampak
Tapi kurasa makin menyerpih lara
Sekejap tiraipun lantak
Makin membisu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar